2. Individu, Keluarga dan Masyarakat

manusia tumbuh dan berkembang mulai suatu individu, menjadi keluarga, kemudian bermasyarakat. Keluarga akan terbentuk bila ada indidu yang saling berhubungan. Suatu masyarakat akan terbentuk bila ada individu yang saling berinteraksi satu sama yang ditutuntut oleh factor ekonomi untuk kelangsungan hidup keluarga masing – masing individu. Bisa kita simpulkan adanya keterkaitan antara Individu, keluarga, dan masyarakat yang saling berhubungan. Karena keluarga dan masyarakat tidak hanya memerlukan individu, tapi individu juga memerlukan keluarga dan masyarakat. Semua individu akan berkembang berdasarkan pengalaman, lingkungan yang ditempati, pendidikan. Kemudian berkembang dengan cara berhubungan dengan individu lalu membentuk suatu keluarga.
Sebagai contoh adalah kepala keluarga ( bapak ) yang berperan sebagai individu yang mencari nafkah untuk kelangsungan hidup keluarganya. Cara mencari nafkah si bapak tersebut mau tidak mau harus berinteraksi dan berbaur dengan masyarakat mencari informasi layaknya bertanya kesana – kesini dari satu individu ke individu yang lain hanya untuk mendapatkan suatu pekerjaan. Bisa kita simpulkan dari contoh di atas dimana individu saling berinteraksi dan saling membutuhkan satu sama lain karena factor ekonomi untuk kelangsungan hidup keluarga individu tersebut.
Keluarga adalah lingkungan yang membentuk sebuah individu menjadi sebuah pribadi yang baru. Lingkungan keluarga adalah lingkungan internal dimana banyak pengaruh besar pada keluarga. Akan terbentuk menjadi pribadi yang baik, bila lingkungan keluarganya mendukung untuk membentuk suatu individu dengan sifat-sifat social yang baik. Namun, akan membentuk suatu pribadi yang buruk bila pengaruh keluarga tidak mendukung. Pribadi yang buruk ini berasal dari pengaruh ekstern, dimana dengan bermasyarakat atau dengan bersosialisasi yang salah, maka akan membentuk suatu undividu yang buruk. Ini adalah pengaruh terbesar dalam pembentukan suatu kepribadiaan individu.
Kesimpulannya adalah kita sebagai manusia berawal dari sebuah individu, kemudian bersosialisasi dengan individu lain untuk membentuk suatu keluarga, kemudian karena factor – faktor kebutuhan tertentu individu tersebut harus hidup dan berinteraksi dengan individu lain dalam suatu masyarakat, kita sebagai manusia harus melihat dunia luar dengan bersosialisasi, dan yang terakhir makna semua itu akan terbentuk suatu kebiasaan pada wilayah yang tempati yang biasa disebut dengan kebudayaan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: